Warta Pramuka
Minggu, 8 Maret 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Kegiatan
    • Munas 2023
    • JOTA-JOTI
    • Rainas XII
    • KPN 2023
    • LT-V
    • Jamnas XI
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Kegiatan
    • Munas 2023
    • JOTA-JOTI
    • Rainas XII
    • KPN 2023
    • LT-V
    • Jamnas XI
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Peserta Raimuna Derah Bali XII Melestarikan Kebudayaan dengan Karnaval

pramuka.id
Selasa, 06 Des 2022
/ Kwarda
Telah dibaca 1461 Kali
Peserta Raimuna Derah Bali XII Melestarikan Kebudayaan dengan Karnaval

Foto : Sangga Kerja Raida Bali XII

Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID — Karnaval merupakan pawai dalam rangka pesta perayaan yang biasanya menampilkan kesenian dan budaya dari daerh masing-masing. Pada tanggal 4 Desember 2022, Raida Bali XII mengadakan karnaval yang dimana kegiatan ini diikuti oleh 9 kontingen, mereka menampilkan kesenian dari kabupaten-kabupaten dari setiap kontingen.

Tema karnaval dari tiap-tiap daerah berbeda beda seperti Kontingen Karangasem mengangkat tema “Giri Tohlangkir” yang memiliki arti Gunung Agung, dari sumber Kontingen Karangasem mengatakan mereka juga membawakan tentang tradisi pemanggilan hujan serta mengenalkan budaya Megebug Ende dan Perang Pandan.

BACA JUGA

Penyerahan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana: Tanda Eksistensi 63 Tahun Gerakan Pramuka

Ayo Makan Gudeg

Kemudian Kontingen Jembrana dengan tema “Nusantara”, dimana mereka menggabungkan budaya-budaya dari Sabang sampai Merauke. Kontingen Tabanan bertemakan “Pertanian”, karena Tabanan terkenal dengan pertaniannya yang subur biasa disebut Bumi Lumbung Padi dimana di daerah Tabanan ini banyak terdapat persawahan yang luas dan hijau.

Kontingen Badung mengangkat tema “ Perang Tipat Bantal”, Perang Tipat Bantal ini adalah tradisi yang tergolong unik yang dilakukan masyarakat di Desa Kapal, sesuai perintah (Bhisama) Kebo Iwa semenjak tahun 1341 Masehi yang merupakan ungkapan syukur warga kepada Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi atas rezeki dan nikmat yang telah diberikan.

Kepercayaan tersebut dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi dan sampai saat ini tradisi perang tipat bantal masih berlangsung sampai saat ini.

Kontingen Buleleng “Megoak-goakan”, menurut sumber www.balitoursclub.net Tradsi Megoak-goakan di desa Panji Buleleng ini digelar setiap tahun untuk menghormati jasa dari raja Ki Barak Panji Sakti. Pada saat masa pemerintahan kerajaan Buleleng, beliau adalah seorang raja yang terkenal baik hati dan memiliki jiwa kepemimpinan tinggi sebagai penguasa di kerajaan Buleleng.

Kontingen Gianyar “Dewa Yadnya” yang mengenalkan tradisi Melasti, menurut sumber Kontingen Gianyar, mereka memilih tradisi melasti karena tradisi yang paling terkenal di Gianyar adalah Melasti. Tradisi Melasti sendiri adalah upacara mensucikan diri yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali untuk menyambut hari raya Nyepi.

Upacara ini biasanya dilakukan di pinggir pantai atau danau dengan tujuan mensucikan diri dari segala perbuatan-perbuatan buruk yang telah dilakukan, sumber https://id.theasianparent.com/tradisi-melasti

Kontingen Denpasar dengan tema “The History Of Denpasar” yaitu Denpasar tempo dulu yang dimana menampilkan bagaimana kota Denpasar pada zaman dulu.

Kontingen Klungkung mengangkat tema “Kesenian Klungkung” yang mengenalkan tari Baris Jangkang, dimana Tari Baris Jangkang adalah sebuah tarian yang yang dipentaskan oleh sekelompok pria dewasa yang ada di Desa Pelilit, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang memiliki nilai kesakralan dan unsur magis yang sangat tinggi.

Tarian ini melambangkan tentara kuno dari daerah-daerah terpencil di Bali dan kain Rangrang Kain Tenun Rangrang adalah Kain Tenun berasal dari Nusa Penida, Bali, dengan motifnya yang khas disebut sebagai motif Cepuk Rangrang, sumber https://www.griyatenun.com/.

Kontingen Bangli membawakan karnaval dengan tema “Tradisi dari Desa Penglipuran” yang mengenalkan kain Rembang, kain rembang ini merupakan kain khas dari Kabupaten Bangli.

Menurut salah satu peserta kegiatan karnaval ini sangat menarik dan berkesan karena dapat mengetahui kebudayaan dan tradisi dari seluruh Bali.

“Kesan saya dalam mengikuti karnaval ini adalah saya merasa sangat terkesan terhadap penampilan peserta dari kontingen-kontingen lain, dan hal tersebut juga telah berhasil memantik semangat saya untuk mengeluarkan kemampuan saya secara maksimal,” ujar salah satu peserta.

Di sepanjang rute perjalanan karnaval, masyarakat setempat terlihat sangat antusias menonton karnaval tersebut.

Kata Kunci: dkd balikwarda balipramukaraimuda daerah baliraimuna daerah bali xii
Sebelumnya

Raimuna Daerah Bali XII, Sociopreneur Memajukan Indonesia

Sesudahnya

Belajar Menjadi Pramuka Sehat Bersama Saka Bakti Husada

Warta Terkait

Kwarda

Penyerahan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana: Tanda Eksistensi 63 Tahun Gerakan Pramuka

Kwarda

Ayo Makan Gudeg

Kwarda

title for kwarnas & kwarda

Kwarda Pramuka Jatim Desak Menteri Nadiem Revisi Permendikbud No 12  Baca artikel detikjatim, “Kwarda Pramuka Jatim Desak Menteri Nadiem Revisi Permendikbud No 12”
Kwarda

Kwarda Pramuka Jatim Desak Menteri Nadiem Revisi Permendikbud No 12 Baca artikel detikjatim, “Kwarda Pramuka Jatim Desak Menteri Nadiem Revisi Permendikbud No 12”

Kwarda Kalbar Laksanakan Rakerda dan Gelar Acara Halal Bihalal 1445 H
Kwarda

Kwarda Kalbar Laksanakan Rakerda dan Gelar Acara Halal Bihalal 1445 H

Kak Atalia Praratya: Dorong Pramuka Jabar Untuk Aktif Cegah Buliying
Kwarda

Kak Atalia Praratya: Dorong Pramuka Jabar Untuk Aktif Cegah Buliying

Next Post
Belajar Menjadi Pramuka Sehat Bersama Saka Bakti Husada

Belajar Menjadi Pramuka Sehat Bersama Saka Bakti Husada

Ka Kwarda Jawa Barat Kak Atalia: Dunia Butuh Peran Perempuan

Ka Kwarda Jawa Barat Kak Atalia: Dunia Butuh Peran Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Pembagian Bibit Sawit oleh Kwartir

Penggunaan KTA Pramuka

Swallow Masih Memimpin

Air Terjun

Seesi Olahraga Bersama Kwartir Rempayan

Opini Kakak

Musda Kwarda DKI: Ajang Silaturahim Semangat Kemajuan
Opini

Musda Kwarda DKI: Ajang Silaturahim Semangat Kemajuan

Garuda Muda Membuktikan, Jajaran Kwartir Gerakan Pramuka Perlu Regenerasi
Opini

Garuda Muda Membuktikan, Jajaran Kwartir Gerakan Pramuka Perlu Regenerasi

Dua Sahabat Pramuka Yang Jumpa Lagi Setelah 57 Tahun
Opini

Dua Sahabat Pramuka Yang Jumpa Lagi Setelah 57 Tahun

Pramuka Harus Tetap Eksis Sampai Kapanpun
Opini

Pramuka Harus Tetap Eksis Sampai Kapanpun

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Kegiatan
    • Munas 2023
    • JOTA-JOTI
    • Rainas XII
    • KPN 2023
    • LT-V
    • Jamnas XI

© 2024 Warta Gerakan Pramuka