Warta Pramuka
Minggu, 8 Maret 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Kegiatan
    • Munas 2023
    • JOTA-JOTI
    • Rainas XII
    • KPN 2023
    • LT-V
    • Jamnas XI
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Kegiatan
    • Munas 2023
    • JOTA-JOTI
    • Rainas XII
    • KPN 2023
    • LT-V
    • Jamnas XI
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Asyiknya Cooking Class Pra Siaga Membuat Jajanan Tradisional Cenil dan Gethuk Telo

pramuka.id
Rabu, 07 Feb 2024
/ Kwarcab
Telah dibaca 2060 Kali
Asyiknya Cooking Class Pra Siaga Membuat Jajanan Tradisional Cenil dan Gethuk Telo
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Siapa yang masih mengenal jajanan tradisional bernama Cenil dan Gethuk Telo ?? Sebuah kuliner yang erat kaitannya dengan kearifan lokal dan kudapan jaman dulu. Agar kearifan lokal ini tidak hilang begitu saja, maka melalui kegiatan Cooking Class, Sabtu (3/2/2024) kedua kudapan legendaris ini dikenalkan kepada Pramuka Pra Siaga TK Dharma Wanita Persatuan Desa Popoh Kecamatan Wonoayu.

Kegiatan cooking class ekstrakulikuler Pramuka Pra Siaga ini mengambil tema Aku Cinta Bumi dengan sub tema makanan tradisional cenil dan gethuk telo. Diharapkan dengan kegiatan ini, adik-adik anggota Gerakan Pramuka Pra Siaga mengenal akan kekayaan kuliner tradisional. Selain itu, juga mengajarkan kepada mereka bagaimana proses pembuatan makanan tersebut sebagai bekal masa depan mereka nantinya.

BACA JUGA

Pramuka Sejati KPDK

Pembukaan Jamcab Kota Makassar 2024: Wujudkan Kemandirian dan Persatuan Pramuka di Hari Pramuka ke-63

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota Gerakan Pramuka golongan Pra Siaga di TK Dharma Wanita Persatuan Desa Popoh Kecamatan Wonoayu ini mendapatkan pengalaman dan mengenal akan kekayaan kuliner tradisional bangsa ini. Tentunya juga untuk menumbuh kembangkan kecintaan berbangsa serta bernegara,” ujar kak Sumarliyah selaku Ketua Mabigus.

Dalam pelaksanaannya, nampak para peserta asyik menikmati proses pembuatan kedua jajanan tradisional tersebut. Meskipun berlepotan dengan adonan, namun proses yang berlangsung sangatlah menyenangkan bagi mereka. Apalagi ini adalah pengalaman pertama mereka mengenal sekaligus membuat kuliner tradisional, sehingga mereka tidak hanya mengenal kuliner-kuliner modern.


Cenil adalah penganan yang dibuat dari adonan tepung kanji dan gula pasir, diberi pewarna, dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil atau lonjong memanjang, dimakan dengan kelapa parut. Cenil merupakan penganan tradisional khas Jawa yang populer di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Paska proses pembuatan selesai, para peserta menikmatinya secara bersama-sama hasil dari pembuatan kedua jajanan ini. Dengan berpenampilan ala Chef, mereka bersama-sama anggota Gerakan Pramuka Pra Siaga dan para pembina kali ini mendapatkan pengalaman yang akan membekas dalam diri mereka untuk kemudian dimanfaatkan bagi masa depan mereka kelak kemudian hari. [Red].

***

Pewarta: Uays Hasyim

Editor: PusinfoKN/sd.

Kata Kunci: Kwarran WonoayuPra Siaga
Sebelumnya

480 Pramuka Ramaikan Pesta Siaga Kwarran Purwokerto Selatan

Sesudahnya

“No Viral, No Work” – Sebuah Kajian Pramuka Melek Publikasi di Dunia Digital yang Menggila

Warta Terkait

Kwarcab

Pramuka Sejati KPDK

Kwarcab

Pembukaan Jamcab Kota Makassar 2024: Wujudkan Kemandirian dan Persatuan Pramuka di Hari Pramuka ke-63

Kwarcab

Kwarcab Dewan Kehormatan Bekasi

Kwarcab

GAMBAR COMPRESS400KB tolak admin kwarna akun kwarcab

Buka Rakercab Pramuka 2024, Pak Yes Tekankan Pramuka Harus Visioner
Kwarcab

Buka Rakercab Pramuka 2024, Pak Yes Tekankan Pramuka Harus Visioner

Kwarcab Banyumas Gelar Bimbingan Teknis Duta Humas
Kwarcab

Kwarcab Banyumas Gelar Bimbingan Teknis Duta Humas

Next Post
“No Viral, No Work” – Sebuah Kajian Pramuka Melek Publikasi di Dunia Digital yang Menggila

"No Viral, No Work" - Sebuah Kajian Pramuka Melek Publikasi di Dunia Digital yang Menggila

Satgas Pramuka Peduli dan Ubaloka Kwarcab Grobogan Bantu Masyarakat Terdampak Banjir

Satgas Pramuka Peduli dan Ubaloka Kwarcab Grobogan Bantu Masyarakat Terdampak Banjir

Komentar 1

  1. Sumarliyah,SP.d says:
    2 tahun ago

    Alhamdullillah mengenalkan Pramuka sejak dini dlm wadah Pramuka prasiaga memberi semangat pada anak.lebih mandiri kreatif

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Pembagian Bibit Sawit oleh Kwartir

Penggunaan KTA Pramuka

Swallow Masih Memimpin

Air Terjun

Seesi Olahraga Bersama Kwartir Rempayan

Opini Kakak

Musda Kwarda DKI: Ajang Silaturahim Semangat Kemajuan
Opini

Musda Kwarda DKI: Ajang Silaturahim Semangat Kemajuan

Garuda Muda Membuktikan, Jajaran Kwartir Gerakan Pramuka Perlu Regenerasi
Opini

Garuda Muda Membuktikan, Jajaran Kwartir Gerakan Pramuka Perlu Regenerasi

Dua Sahabat Pramuka Yang Jumpa Lagi Setelah 57 Tahun
Opini

Dua Sahabat Pramuka Yang Jumpa Lagi Setelah 57 Tahun

Pramuka Harus Tetap Eksis Sampai Kapanpun
Opini

Pramuka Harus Tetap Eksis Sampai Kapanpun

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Kegiatan
    • Munas 2023
    • JOTA-JOTI
    • Rainas XII
    • KPN 2023
    • LT-V
    • Jamnas XI

© 2024 Warta Gerakan Pramuka